Sejumlah Wilayah Pantura Jawa Tengah Terdampak Bancana Hidrometeorologi, Cuaca Ekstrem Jadi Ancaman

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 16 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan mengevakuasi warga terdampak banjir di Kota Semarang, Jawa Tengah. (DokBPBD Kota Semarang)

Tim gabungan mengevakuasi warga terdampak banjir di Kota Semarang, Jawa Tengah. (DokBPBD Kota Semarang)

JATENGRAYA.COM – Sejumlah wilayah Kabupaten/Kota di Pantai Utara (Pantura) Jawa bagian tengah terdampak bencana hidrometeorologi basah akibat cuaca ekstrem.

Cuaca ekstrem yang ditandai dengan intensitas curah hujan tinggi disertai petir dan angin kencang.

Sebelumnya hal ini termonitor dari satelit klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sejak Rabu (13/3/2024).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konsentrasi awan yang memicu cuaca ekstrem ini ditandai dengan adanya warna merah-oranye pada peta satelit di sepanjang garis pantai.

Mulai dari Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Kendal, Kota Semarang, Kabupaten Semarang.

Juga Kota Salatiga, Kabupaten Demak, Kabupaten Kudus, Kabupaten Pati dan Kabupaten Grobogan.

Baca artikel lainnya di sini : Sudaryono Bentuk Satria Rescue Team untuk Bantu Korban, Jateng Dilanda Bencana Hidrometeorologi Basah

Hingga Jumat (15/3/2024), sejumlah wilayah Kabupaten/Kota telah melaporkan kejadian bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, banjir bandang, angin kencang dan tanah longsor.

Demikian, hasil akumulasi data yang dihimpun tim Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Lihat juga konten video, di sini: Raja Yordania Abdullah II Beri Ucapan Selamat Ratu Reina Doakan yang Terbaik untuk Prabowo Subianto

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang, telah mengeluarkan informasi awal peringatan dini cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi hingga pekan depan.

Menurut BMKG, wilayah Jawa Tengah terpantau adanya gangguan pada atmosfer hingga menyebabkan potensi cuaca ekstrem.

Hal ini dipengaruhi oleh gelombang equatorial rossby, gangguan atmosfer madden julian oscillation (MJO).

Juga kemunculan bibit siklon tropis 91S di Samudera Hindia serta bibit siklon tropis 94S di teluk Carpentaria sekitar utara Australia.

Adapun kondisi tersebut menurut BMKG dapat mengakibatkan peningkatan intensitas curah hujan dan angin kencang di wilayah Jawa Tengah.

Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Jawa Tengah dapat berlangsung hingga tanggal 18 Maret 2024.

Menyikapi adanya prakiraan cuaca tersebut, maka BNPB mengimbau kepada masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

Terutama saat terjadi hujan lebat untuk mengantisipasi dampak bencana seperti banjir, banjir bandang tanah longsor, angin kencang, sambaran petir dan pohon tumbang.***

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita nasional dari Jawa Tengah Haijateng.com

Sempatkan juga untuk. membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Halloupdate.com dan Infoekonomi.com

Untuk kebutuhan publikasi press release di portal berita ini, atau serentak di puluhan media online lainnya, dapat menghubungi (WhatsApp) Jasasiaranpers.com:
08531 555 778808781 555 778808191 555 77880811 115 7788.

Berita Terkait

IJTI Muria Raya Kutuk Kekerasan Jurnalis di DPRD Pati
Kerusuhan Unjuk Rasa Pati: Pemerintah Tegaskan Tak Ada Korban Jiwa
Warga Pati Turun ke Jalan: Pajak PBB-P2 Menjadi Pemicu Utama Konflik
Pendaki Muda Tewas Jatuh di Gunung Natas Angin, Ini Kronologinya
Forum WKS Humas SMK se-DIY Resmi Dibentuk, Dorong Sinergi dan Promosi Pendidikan Vokasi
2 Perjalanan KA di Wilayah Daop 4 Semarang Dibatalkan Akibat Rel Kebanjiran di Kabupaten Grobogan
Mangkir dari Panggilan Penyidik, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu Belum Ditahan KPK
Bisa Hemat Uang, Senyum Lebar Siswa SD di Boyolali, Jawa Tengah Nikmati Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Sabtu, 6 September 2025 - 05:26 WIB

IJTI Muria Raya Kutuk Kekerasan Jurnalis di DPRD Pati

Kamis, 14 Agustus 2025 - 09:44 WIB

Kerusuhan Unjuk Rasa Pati: Pemerintah Tegaskan Tak Ada Korban Jiwa

Kamis, 14 Agustus 2025 - 08:33 WIB

Warga Pati Turun ke Jalan: Pajak PBB-P2 Menjadi Pemicu Utama Konflik

Kamis, 26 Juni 2025 - 10:24 WIB

Pendaki Muda Tewas Jatuh di Gunung Natas Angin, Ini Kronologinya

Sabtu, 10 Mei 2025 - 00:01 WIB

Forum WKS Humas SMK se-DIY Resmi Dibentuk, Dorong Sinergi dan Promosi Pendidikan Vokasi

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

Memulai Kenangan Liburan Akhir Tahun di The Ritz-Carlton, Bali

Rabu, 26 Nov 2025 - 10:04 WIB