Seorang Meninggal dan 157 KK di 4 Desa Terdampak, Banjir dan Longsor Landa Kabupaten Cilacap

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 7 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir dan tanah longsor melanda wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. (Dok. BNPB)

Banjir dan tanah longsor melanda wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. (Dok. BNPB)

JATENGRAYA.COM – Banjir dan tanah longsor melanda wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, pada Senin sore (5/2/2024).

Peristiwa tersebut diawali hujan dengan intensitas tinggi selama kurang lebih dua jam.

Hingga debit air Sungai Cilopadang meluap ke pemukiman warga sekitar pukul 16.00 WIB, sedangkan longsor terjadi di beberapa titik.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wilayah terdampak berada pada sejumlah desa di dua kecamatan, yaitu Desa Cijati dan Rejodadi di Kecamatan Cimanggu, serta Desa Cikopadang dan Padang Jaya di Kecamatan Majenang.

Data yang diterima Pusat Pengendalian Operasi BNPB pada Selasa (6/2/2024), pukul 08.20 WIB menyebutkan 157 KK di empat desa terdampak.

Sedangkan kerugian, sebanyak 157 rumah terendam dengan tinggi muka air antara 40 – 60 cm.

Baca artikel lainnya di sini : 33 Desa Terendam Banjir di Grobogan Akibat Sungai Lusi, Sungai Serang, dan Sungai Tuntang Meluap

Berdasarkan pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, terjadi penurunan tinggi muka air di sebagian wilayah pada pagi ini, Selasa (6/2/2024).

Selain itu, tanah longsor merenggut nyawa satu orang warga.

Lihat juga konten video, di sini: HUT ke-16 Partai Gerindra Digelar Secara Sederhana, Prabowo: InsyaAllah, yang Terbaik untuk Bangsa dan Rakyat

Terdapat satu orang warga yang dikabarkan berada di dalam rumah dan tertimbun material longsor, para petugas masih melakukan upaya pencarian korban.

Tak hanya berdampak pada rumah warga, beberapa akses jalan pun tidak dapat dilintasi akibat tertutup longsor.

BPBD Kabupaten Cilacap bersama tim gabungan telah menuju lokasi untuk melakukan kaji cepat, berkoordinasi dengan pihak terkait dan melakukan penanganan darurat.

Upaya tersebut sempat terhalang dengan adanya pohon tumbang dan material longsor yang menutup akses jalan.

Di samping pencarian korban, petugas gabungan juga memprioritaskan pada pembukaan jalur yang masih tertutup longsoran.

Prakiraan cuaca BMKG menyebutkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang untuk sebagian wilayah Provinsi Jawa Tengah pada hari ini dan esok hari (7/2/2024).

Merespons potensi hujan yang masih terus akan terjadi, BNPB mengimbau kepada masyarakat dan pemerintah daerah agar melakukan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi banjir dan longsor.

Warga yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai atau lereng tebing agar memperhatikan kondisi cuaca.

Jika terjadi hujan deras dengan durasi lebih dari satu jam dan jarak pandang sekitar 100 meter ke depan tidak terlihat, segera evakuasi mandiri keluar rumah dan mencari tempat yang lebih aman.

Terkait dengan wilayah dengan potensi rawan longsor, warga dapat segera melakukan evakuasi apabila terjadi hujan lebat dengan durasi lama.

Sedangkan untuk jangka panjang, warga dapat bergotonng royong untuk memperkuat tebing atau lereng dengan melakukan mitigasi berbasis vegetasi.

Dengan menanam pohon dan tumbuhan berakar kuat yang dapat mengikat tanah antara lain dengan menanam Vetiver, Sukun dan Alpukat.***

Artikel di atas juga sudah dìterbitkan di portal berita Daerah Apakabarjateng.com

Sempatkan juga untuk membaca artikel menarik lainnya, di portal berita Haiup.com dan Halloneisa.com 

Berita Terkait

IJTI Muria Raya Kutuk Kekerasan Jurnalis di DPRD Pati
Kerusuhan Unjuk Rasa Pati: Pemerintah Tegaskan Tak Ada Korban Jiwa
Warga Pati Turun ke Jalan: Pajak PBB-P2 Menjadi Pemicu Utama Konflik
Pendaki Muda Tewas Jatuh di Gunung Natas Angin, Ini Kronologinya
Forum WKS Humas SMK se-DIY Resmi Dibentuk, Dorong Sinergi dan Promosi Pendidikan Vokasi
2 Perjalanan KA di Wilayah Daop 4 Semarang Dibatalkan Akibat Rel Kebanjiran di Kabupaten Grobogan
Mangkir dari Panggilan Penyidik, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu Belum Ditahan KPK
Bisa Hemat Uang, Senyum Lebar Siswa SD di Boyolali, Jawa Tengah Nikmati Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Sabtu, 6 September 2025 - 05:26 WIB

IJTI Muria Raya Kutuk Kekerasan Jurnalis di DPRD Pati

Kamis, 14 Agustus 2025 - 09:44 WIB

Kerusuhan Unjuk Rasa Pati: Pemerintah Tegaskan Tak Ada Korban Jiwa

Kamis, 14 Agustus 2025 - 08:33 WIB

Warga Pati Turun ke Jalan: Pajak PBB-P2 Menjadi Pemicu Utama Konflik

Kamis, 26 Juni 2025 - 10:24 WIB

Pendaki Muda Tewas Jatuh di Gunung Natas Angin, Ini Kronologinya

Sabtu, 10 Mei 2025 - 00:01 WIB

Forum WKS Humas SMK se-DIY Resmi Dibentuk, Dorong Sinergi dan Promosi Pendidikan Vokasi

Berita Terbaru