JATENGRAYA.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kini telah menunjuk Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Pertanian RI.
Keputusan tersebut, berdasarkan dengan Keputusan Presiden nomor 92/P Tahun 2023 tanggal 6 Oktober 2023.
Diketahui, Arief Prasetyo Adi telah menggantikan posisi Syahrul Yasin Limpo yang mengundurkan diri beberapa hari lalu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih jauh, Presiden Jokowi menuturkan, dirinya menunjukan Arief Prasetyo Adi sebagai Plt dikarenakan agar Kementan lebih koordinatif dan mudah dalam bekerja.
Terutama dalam mengurusi persoalan pangan seperti koordinasi dengan Bulog, Badan Pangan Nasional, maupun Kementerian Perdagangan.
“Jadi untuk konsolidasi saja biar lebih memudahkan,” kata Jokowi dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu, 7 September 2023.
Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan layanan dan program kerja pertanian yang ada saat ini tetap berjalan dengan baik.
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara
Demikian disampaikan Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri.
Tak hanya itu, Kuntoro Boga Andri menerangkan, saat ini Kementan akan terus berupaya melanjutkan program peningkatan produksi dan kesejahteraan petani.
Telebih lagi, saat ini Indonesia tengah dihadang dengan fenomena alam elnino yang cukup berat.
Sehingga, Kementan akan terus bersama petani untuk menjaga produksi pangan nasional.
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
“Sesuai arahan Bapak Presiden, kita akan terus memperkuat kolaborasi dengan semua pihak terutama dalam mendampingi petani memperkuat produksi pertanian,” ujar Kuntoro Boga Andri.***







